Selasa, 26 Maret 2019

Membuat Estimasi Kebutuhan Deterjen Cair Pada Sebuah Rumah Tangga (Metode Regresi Linier)



Pada tiap-tiap rumah mempunyai rutinitas kegiatan. Semua rutinitas kegiatan biasanya berhubungan dengan resource. Dengan begitu pasti berhubungan pula dengan timbulnya pengeluaran. Agar dapat memprediksi jumlah pengeluaran, perlu kita lakukan perhitungan kebutuhan untuk periode berikutnya.

  1. Mencuci Pakaian
Salah satu kegiatan dalam sebuah rumah tangga atau keluarga adalah mencuci pakaian. Sebelum dapat memperkirakan biaya-biaya yang timbul dari kegiatan memcuci pakaian, kita harus mengetahui bagaimana proses mencuci pakaian itu sendiri. Mencuci pakaian ada 2 (dua) cara, yaitu mencuci pakaian dengan tangan dan menggunakan mesin cuci.

  1. Langkah-langkah mencuci pakaian dengan tangan adalah sebagai berikut:
  1. Pisahkan pakaian putih dan yang berwarna.
  2. Rendam pakaian kotor pada suatu wadah (wadah 1).
  3. Siapkan wadah lain (wadah 2) yang berisi campuran air dan deterjen, deterjen dapat berbentuk bubuk atau cair.
  4. Kucek dan peras masing-masing baju, kemudian dimasukkan ke dalam wadah 2.
  5. Kucek pakaian dengan menggunakan campuran air dan deterjen pada wadah 2 kemudian diperas.
  6. Bilas pakaian yang sudah dikucek dengan campuran air dan deterjen tersebut dengan menggunakan air bersih sampai deterjen hilang. Pembilasan dilakukan dengan cara mengucek pakaian dalam air bersih diakhiri dengan memerasnya. Pembilasan rata-rata dilakukan 3 (tiga) kali oleh kebanyakan orang. Jika menggunakan pelembut pakaian (softener) lakukan pada pembilasan terakhir. 
  7. Langkah terakhir adalah pengeringan dengan cara dijemur atau diangin-anginkan.

  1. Langkah-langkah mencuci pakaian dengan mesin otomatis adalah sebagai berikut:
  1. Pisahkan pakaian putih dan yang berwarna.
  2. Masukkan pakaian kotor sesuai kapasitas mesin cuci.
  3. Masukkan deterjen sesuai takaran yang disarankan. deterjen dapat berbentuk bubuk atau cair.
  4. Nyalakan kran air dan aliran listrik.
  5. Nyalakan tombol power.
  6. Jika menggunakan pelembut dimasukkan pada pembilasan terakhir (kira-kira indikator waktu pencucian kurang dari 15 menit). Sebagian besar mesin cuci memberikan alarm kapan pelembut harus dimasukkan.
  7. Pencucian selesai ditandai dengan bunyi alarm dan lampu indikator waktu pencucian padam.
  8. Langkah terakhir adalah pengeringan dengan cara dijemur atau diangin-anginkan atau dengan menggunakan mesin pengering.

  1. Biaya-Biaya yang Ditimbulkan Saat Mencuci Pakaian
Agar dapat membuat anggaran belanja rumah tangga mendekati realisasi diperlukan akurasi prediksi dalam menentukan biaya-biaya yang timbul di suatu periode. Semua kegiatan yang direncanakan hendaknya dirinci agar dapat melakukan prediksi biaya-biaya yang ditimbulkan. Pada kesempatan ini kita membahas kegiatan mencuci pakaian. Berdasarkan proses kegiatannya dapat diketahui bahwa hal-hal yang dapat menimbulkan biaya adalah air, listrik, deterjen, pelembut (jika menggunakan) dan tenaga. 

  1. Metode Peramalan Regresi Linier 
Ada beberapa teknik peramalan yang telah dikembangkan. Teknik tersebut dibagi dalam dua kategori utama, yaitu metode kuantitatif dan metode kualitatif atau teknologis. Metode kuantitatif dapat dibagi ke dalam deret berkala (time series) dan metode kausal (model regresi). Sedangkan metode kualitatif atau teknologis dapat dibagi menjadi metode eksploratoris dan normatif. 

Regresi Linier merupakan salah satu metode bagian dari metode kausal. Persamaan yang dapat dipakai pada metode ini adalah sebagai berikut:










Dengan melalui perhitungan: 




















Perlu diketahui bahwa peramalan kuantitatif dapat diterapkan bila terdapat 3 (tiga) kondisi berikut:
  • Tersedianya informasi tentang masa lalu.
  • Informasi tersebut dapat dikuantitatifkan dalam bentuk data numerik.
  • Dapat diasumsikan bahwa beberapa aspek pola masa lalu akan terus berlanjut di masa mendatang.

  1. Contoh Aplikasi Metode Peramalan Regresi Linier 
Berikut adalah contoh data kebutuhan deterjen cair dalam satuan mililiter (ml) pada sebuah keluarga untuk periode Agustus 2018 s/d Juli 2019:


Tabel 1: Data Kebutuhan Deterjen Cair 
Bulan
Kebutuhan (ml)
Bulan
Kebutuhan (ml)
Agustus 2018
1600
Pebruari 2019
1600
September 2018
1400
Maret 2019
1650
Oktober 2018
1200
April 2019
1500
November 2018
1500
Mei 2019
1400
Desember 2018
1550
Juni 2019
1450
Januari 2019
1300
Juli 2019
1550

Diketahui kemasan 1 pouch deterjen cair berisi 800 ml. 

Bagaimana kita dapat menentukan perkiraan kebutuhan deterjen cair pada keluarga tersebut untuk bulan berikutnya? Estimasi kebutuhan deterjen cair untuk bulan Agustus 2019 pada keluarga tersebut dapat ditentukan tidak hanya dengan sekedar berdasarkan nilai rata-rata kebutuhan beberapa periode terakhir. Penentuannya dapat dilakukan dengan menggunakan persamaan regresi linier yang menghubungkan variabel tahun (X) sebagai penentu jumlah kebutuhan deterjen cair (Y). 


Tabel 2: Data Kebutuhan Deterjen Cair untuk Keperluan Perhitungan Metode Regresi Linier

Bulan

Kebutuhan (ml)


X
X*X
Y
XY

1
1
1600
1600

2
4
1400
2800

3
9
1200
3600

4
16
1500
6000

5
25
1550
7750

6
36
1300
7800

7
49
1600
11200

8
64
1650
13200

9
81
1500
13500

10
100
1400
14000

11
121
1450
15950

12
144
1550
18600
Jumlah
78
650
17700
116000





Dari data di atas didapat:








   






   = 6,643



 








1475= a + 6,643 (6,5)
a = 1475 - 6,643 (6,5)
  = 1431,821

Hasil peramalan kebutuhan pada bulan Agustus 2019 (periode ke 13) dapat dihitung dengan persamaan berikut: 




    
   = 1.518,18


Dengan demikian estimasi kebutuhan deterjen cair pada bulan Agustus 2019 pada keluarga tersebut adalah 1.518,18 ml. Karena 1 pouch berisi 800 ml, maka keluarga tersebut harus menganggarkan untuk pembelian deterjen cair sebanyak 2 pouch pada bulan Agustus 2019. 


Kesimpulan:
Perencanaan akan segala hal selalu diperlukan. Perencanaan tersebut bisa sederhana atau kompleks, tergantung dari keperluannya. Metode regresi linier dapat memberikan hasil perkiraan dengan memasukkan unsur yang mempengaruhi nilai dari hal yang diestimasikan. Seperti halnya pada contoh aplikasi sederhana pada tulisan ini, dimana variabel waktu (periode) dimasukkan sebagai faktor yang dapat mempengaruhi jumlah kebutuhan.*) By: Yunie sudiro


Referensi:

  1. Makridakis, Spyros; Wheelwright, Steven C; Mcgee, Victor E ( 1995), Metode dan Aplikasi Peramalan, Penerbit Erlangga, Jakarta.
  2. Kelompok Pengembangan Profesi Aplika Widya (1991), Penyelesaian Soal-Soal Pengantar Teknik Industri, Kelompok Pengembangan Profesi Aplika Widya, Surabaya.
  3. Yunie Sudiro (2019); Membuat Estimasi Kebutuhan Deterjen Cair Pada Sebuah Rumah Tangga (Metode Moving Average); manajemenrumahtangga(.)com.

Tidak ada komentar: